Camat Margahayu Sambangi Warga Terdampak Banjir, Bawa Dukungan dan Solusi

10 hours ago 6

Satunews.id

Kab. Bandung – Sinergitas lintas sektor dalam penanganan banjir di Kecamatan Margahayu terlihat nyata. Pada Sabtu, 4 April 2026, Camat Margahayu bersama unsur DPRD, BPBD Kabupaten Bandung, dan DPUTR Kabupaten Bandung turun langsung meninjau titik-titik banjir di wilayah terdampak.

Kehadiran mereka di lokasi bukan sekadar memantau kondisi, namun memastikan langkah penanganan segera dilakukan. Mulai dari pembersihan saluran sungai yang tersumbat hingga perencanaan perbaikan tembok penahan tanah (TPT) yang jebol akibat derasnya arus banjir.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, Camat Margahyu Dr. Nur Hazanah didampingi Kasi Pembangunan serta anggota dewan menyaksikan langsung kondisi rumah warga yang terendam. Dengan penuh empati, Camat menyapa masyarakat terdampak, memberikan semangat serta dukungan moral di tengah situasi sulit.

“Kami hadir untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Pemerintah tidak akan tinggal diam, dan kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri menghadapi kondisi ini,” ujar Camat di sela peninjauan.

Selain penanganan darurat, langkah konkret juga dilakukan melalui pendataan kebutuhan warga. Pendataan melibatkan Ketua RT/RW dan pemerintah desa setempat agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan merata.

Pemerintah Kecamatan Margahayu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan banjir, termasuk Bupati Bandung, jajaran DPRD, Dinas PUTR, serta seluruh unsur kewilayahan hingga tingkat desa.

“Terima kasih atas sinergi dan kepedulian semua pihak. Kolaborasi ini menjadi kekuatan utama dalam percepatan penanganan banjir di Margahayu,” tambahnya.

Camat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim penghujan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan banjir.

“Memasuki musim penghujan, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi banjir dan genangan. Pastikan saluran air di lingkungan masing-masing tetap bersih dan berfungsi dengan baik,” ujarnya.

“Kami juga mengajak seluruh warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai dan drainase. Kebiasaan kecil ini sangat berdampak besar terhadap terjadinya banjir,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan banjir bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

“Penanganan banjir membutuhkan kolaborasi semua pihak. Dengan kesadaran bersama, kita bisa menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan meminimalisir risiko bencana,” pungkasnya. (**)

Read Entire Article
Satu Berita| Harian Nusa | | |